Kalung Emas
Kalung Emas

Emas, selain untuk investasi juga bisa digunakan sebagai perhiasan, seperti cincin, gelang, hingga kalung. Penggunanya pun mulai dari balita hingga orang dewasa. Akan tetapi jika memberikan kalung emas pada balita memang tidak bisa sembarangan. Pastikan desain kalung tersebut aman untuk si kecil.

Mendandani bayi dengan kalung emas memang membuat bayi terlihat lebih menggemaskan. Namun jangan lupakan bahwa kulit bayi itu sangat sensitif sehingga harus berhati-hati dalam memilih kalung.

Tips Memilih Kalung untuk Balita

Saat memilih kalung untuk balita, Anda perlu memperhatikan beberapa hal selain keindahannya. Berikut beberapa tips dalam memilih kalung yang aman untuk balita:

Kalung Emas
Kalung Emas
  • Desain Kalung 

Tidak hanya memperdulikan keindahannya saja. Desain kalung untuk bayi sebaiknya diperhatikan dari sisi keamanannya. Selain kulitnya yang sensitif, si kecil juga belum bisa berhati-hati dalam bergerak. 

Jadi, alangkah lebih baik Anda tidak memberikan kalung pada balita dengan desain yang berbentuk tajam, atau bentuk siku yang bisa melukai si kecil. Bentuk bulat atau permukaan yang halus baik pada rantai maupun manik-manik atau liontinnya.

Selain itu, hindari juga penggunaan kalung dengan desain yang terlalu rumit, seperti terlalu banyak manik-manik atau permata, rumbai-rumbai yang terlalu banyak dan panjang, serta desain lain yang membahayakan balita.

  • Sesuaikan Ukuran Kalung dengan Umur dan Tubuh Si Kecil

Nah, tips lain dalam memilih kalung untuk balita yang tidak boleh diabaikan adalah ukuran kalung itu sendiri. Pastikan kalung yang Anda berikan sesuai dengan umur si kecil dan ukurannya juga disesuaikan dengan tubuh si kecil.

Meski ingin terlihat mewah, sebaiknya jangan berikan kalung emas dengan ukuran yang terlalu panjang atau bandul yang terlalu besar. Karena hal tersebut akan menghambat pergerakan si kecil dan sesuai dengan karakter si kecil. Misal berikan kalung dengan model yang sesuai seperti karakter tokoh kartun, flora, fauna, atau model lain memberikan kesan ceria.

  • Bentuk Kaitan Kalung

Pada beberapa balita yang kurang menyukai perhiasan, biasanya akan berusaha melepaskan kalung yang dipakai. Beberapa balita yang aktif juga terkadang suka memainkan perhiasan atau kalung yang dipakai. Oleh karena itu, pilihlah kalung dengan desain kaitan yang kuat dan tidak mudah dilepas.

Namun sebaiknya hindari kaitan dengan desain yang rumit dan desain yang dapat melukai kulit bayi. Ada banyak desain kaitan yang bisa dipilih sesuai dengan selera Anda namun tetap mengutamakan keamanan si kecil. Pemilihan kaitan yang kuat tapi simple akan memudahkan Anda melepas kalung tersebut jika terjadi keadaan darurat yang diharuskan melepaskan kalung tersebut.

  • Kandungan dalam Kalung

Pada beberapa jenis kulit, baik dewasa maupun balita terkadang tidak bisa menerima atau alergi dengan kalung atau perhiasan yang tidak asli atau bukan emas. Maka dari itu, pilihlah kalung yang terbuat bahan dari emas, mulai dari pengaitnya hingga hiasannya.

Pilihlah kalung untuk balita yang memiliki sifat hypoallergenic agar aman untuk kulit bayi. Penggunaan kalung yang mengandung unsur nikel dapat menyebabkan iritasi atau ruam pada kulit si kecil.

  • Pilih Kalung yang Sesuai dengan Waktu

Memberikan kalung yang mewah memang “sah-sah” saja untuk si kecil. Akan tetapi pastikan perhiasan tersebut sesuai dengan situasi dan kondisi. Misal Anda tidak memberikan kalung mewah untuk pesta pada saat si kecil berenang, memberikan kalung lebih dari  satu dan lain-lain.

Nah, demikian beberapa tips yang bisa Anda gunakan dalam memilih kalung emas yang tepat untuk balita. Jika tidak menemukan yang sesuai keinginan, Anda bisa membelinya secara custom atau memesan terlebih dahulu. Jadi Anda tetap memberikan yang terbaik untuk si kecil.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here